Selasa, 20 Agustus 2013
Rabu, 12 Juni 2013
Surat Dari Seorang Lelaki Kepada Perempuannya :
Suatu hari ketika aku sudah menjadi seseorang.....
Dear kamu yang masih bertahan di tengah kesibukanku,
masihkah kau sibuk menunggu pesan singkat dariku?
masihkah kau berharap layar ponselmu berdering namaku seperti awal kita mengenal dulu?
mungkin aku tak pernah memberikanmu kejutan, mungkin aku juga tak seperti pangeran yang suka membawakan bunga atau memberikanmu hadiah
dan mungkin aku juga kurang romantis,
maafkan aku
tapi itu semua bukan berarti aku tak pernah memikirkanmu
aku memikirkanmu,
sangat memikirkanmu,
tapi entahlah, kesalah pahaman selalu mengusik hubungan kita
dan karena itu, aku jadi kurang sabar menghadapimu, maafkan aku....
Perempuanku,
kau pikir aku tidak sedih ketika kita sedang bertengkar?
meski aku tak pernah menangis sepertimu, tapi ketahuilah.. akupun terluka melukaimu dengan sikapku...
dan aku juga meminta maaf, karna aku tidak bisa berjanji akan menjadi yang terbaik untukmu, tapi aku akan berusaha melakukan terbaik yang bisa ku lakukan...
Suatu hari ketika aku sudah menjadi seseorang,
akan kutemui ayahmu, dan kuminta padanya untuk menggantikannya menjagamu di sisa kemampuanku....
karna aku sudah memilihmu....
Dear kamu yang masih bertahan di tengah kesibukanku,
masihkah kau sibuk menunggu pesan singkat dariku?
masihkah kau berharap layar ponselmu berdering namaku seperti awal kita mengenal dulu?
mungkin aku tak pernah memberikanmu kejutan, mungkin aku juga tak seperti pangeran yang suka membawakan bunga atau memberikanmu hadiah
dan mungkin aku juga kurang romantis,
maafkan aku
tapi itu semua bukan berarti aku tak pernah memikirkanmu
aku memikirkanmu,
sangat memikirkanmu,
tapi entahlah, kesalah pahaman selalu mengusik hubungan kita
dan karena itu, aku jadi kurang sabar menghadapimu, maafkan aku....
Perempuanku,
kau pikir aku tidak sedih ketika kita sedang bertengkar?
meski aku tak pernah menangis sepertimu, tapi ketahuilah.. akupun terluka melukaimu dengan sikapku...
dan aku juga meminta maaf, karna aku tidak bisa berjanji akan menjadi yang terbaik untukmu, tapi aku akan berusaha melakukan terbaik yang bisa ku lakukan...
Suatu hari ketika aku sudah menjadi seseorang,
akan kutemui ayahmu, dan kuminta padanya untuk menggantikannya menjagamu di sisa kemampuanku....
karna aku sudah memilihmu....
Jumat, 10 Mei 2013
Tanpamu...
“Tanpamu, aku masih bisa makan
Masih bisa (berpura-pura) tersenyum, masih bisa
tertawa,
Masih bisa menulis,
Dan masih bisa dengan normal menjalani semuanya,
Hanya saja aku merasa, hatiku tak genap lagi....”
Rabu, 10 April 2013
Aku mencintainya, Tuhan….
Tuhan….
Bolehkah aku berbicara sesuatu?
Tapi, Aku malu mengatakan ini,
Kumohon jangan marah,
atau “cemburu” dengan apa yang akan ku ungkapkan
Tuhan….
Aku sudah menemukannya,
Seseorang yang bisa menopang segala lara,
Seseorang yang mampu mendengarkan resah dan suka,
Seseorang yang membuat aku berarti menjalani segalanya,
Tuhan…
Aku mencintainya…
Lebih dari sedetik yang lalu,
Dan aku harap, mencintainya akan semakin membuat aku
untuk lebih mencintai-Mu
Dengan cinta yang akan membawa kami menuju ke jalan-Mu.
Tuhan…
Kumohon kali ini,
Jatuhkanlah cintaku pada cinta yang menjatuhkan aku pada
kebahagiaan…
Langganan:
Postingan (Atom)