Bukannya aku tidak bisa melupakanmu,
Tapi
kenanganmu terlalu kuat,
untuk tidak diingat...
Jumat, 18 Juli 2014
Rabu, 02 Juli 2014
Surat Kepada Mantan Pacar
Dear V,
Aku tidak akan bertanya bagaimana kabarmu, karena kulihat
hidupmu sangat baik akhir-akhir ini, syukurlah..
Aku turut berbahagia…
Aku tidak akan mengingatkan hari-hari yang sudah kita lalui
dulu,
Jangan khawatir, aku juga tidak mau membuatmu menangis
karena rasa bersalahmu.
Cukup kau tahu, bagaimana aku menjagamu, dulu…
Sampai akhirnya kamu pergi…
Menyerah,
Dan berkata “Kau pantas bersama dengan lelaki yang lebih
baik dariku”
Aku tersingkir,
Kamu pergi…
Dan kita “mati”
Udara bulan Juli waktu itu bertiup nyeri,
3 tahun terlewati sia-sia
Dan kamu mempersilahkanku pergi begitu saja,
Beberapa musim berlalu, kita bertatapan sebagai seorang
teman pada akhirnya
Dan aku cukup senang kau malah menata hidupmu jauh lebih
baik dari pada bersamaku dulu, aku bersyukur…
Hari ini, di bulan Juli…
Aku merasakan perasaan itu (lagi)
Bahkan lebih hebat dari apa yang kurasakan denganmu dulu…
Duniaku seketika gelap,
Kau tahu betul kan
bagaimana aku menyukainya?
Bahkan kau sempat heran, bagaimana dengan cepat perasaanku
berpindah.
Dan kau tahu? Seseorang yang kupikir lebih hebat darimu itu
juga menyerah dengan alasan yang sama denganmu.
Hidup kadang selucu ini…
Semoga dia juga sama denganmu yang hidupnya baik-baik saja,
setelah mempersilahkanku pergi juga.
Salamku untuk pacar barumu (kelak),
Doakan aku segera beranjak ya…
Cinta Sesungguhnya
Kau tahu apa itu jatuh cinta?
Mereka bilang jatuh cinta itu menyukai
Mereka bilang jatuh cinta itu mengagumi
Tapi kurasa tidak
Lebih dari itu, jatuh cinta bukanlah sebuah ketertarikan fisik
Bukan karna dia apa atau bagaimana
Aku tidak tahu perasaan apakah ini
Yang aku tahu hanya,
Dia indah....
Dan aku sudah ingin menjaganya sejak pertama kali mengenalnya, mendengar semua ceritanya
Mengetahui semua kelemahan dan kekurangannya,
Lalu kami berjalan beriringan dan menggenapkan aku dan dia menjadi sebuah KAMI
Hari ini kumulai merasa cinta,
Ada perbedaan besar antara "jatuh cinta pertama kali" dengan "jatuh cinta dengan sungguh-sungguh"
Karna cinta selalu tahu, siapa yang pantas untuk disambut...
Perihal Jatuh Cinta
Aku tidak pernah merencanakan untuk jatuh cinta,
Tidak pernah punya keinginan untuk merasakan musim bercinta lagi
Merasakan hati berbunga-bunga dan wajah merah merona
Dengan debaran jantung yang lebih kencang dari biasanya ketika berinteraksi dengannya
Aku tidak pernah bermaksud untuk menyukainya
Pada pemilik senyum indah itu
Pada pemilik mata yang teduh dalam tatapan hangat yang bisa meluluhkan segalanya
Tapi aku sungguh menyukainya
Aku tidak pernah berniat untuk memperhatikannya
Tapi entah sejak kapan, setiap apa yang dia lakukan menjadi begitu penting bagiku
Aku tidak tahu kenapa
Tapi perhatiannya sungguh mempesonaku
Hari itu untuk pertama kalinya
Kumulai merasa manisnya jatuh cinta
Pada dia yang indah...
Tidak pernah punya keinginan untuk merasakan musim bercinta lagi
Merasakan hati berbunga-bunga dan wajah merah merona
Dengan debaran jantung yang lebih kencang dari biasanya ketika berinteraksi dengannya
Aku tidak pernah bermaksud untuk menyukainya
Pada pemilik senyum indah itu
Pada pemilik mata yang teduh dalam tatapan hangat yang bisa meluluhkan segalanya
Tapi aku sungguh menyukainya
Aku tidak pernah berniat untuk memperhatikannya
Tapi entah sejak kapan, setiap apa yang dia lakukan menjadi begitu penting bagiku
Aku tidak tahu kenapa
Tapi perhatiannya sungguh mempesonaku
Hari itu untuk pertama kalinya
Kumulai merasa manisnya jatuh cinta
Pada dia yang indah...
Langganan:
Postingan (Atom)
