Rabu, 02 Juli 2014

Surat Kepada Mantan Pacar


Dear V,
Aku tidak akan bertanya bagaimana kabarmu, karena kulihat hidupmu sangat baik akhir-akhir ini, syukurlah..
Aku turut berbahagia…

Aku tidak akan mengingatkan hari-hari yang sudah kita lalui dulu,
Jangan khawatir, aku juga tidak mau membuatmu menangis karena rasa bersalahmu.
Cukup kau tahu, bagaimana aku menjagamu, dulu…
Sampai akhirnya kamu pergi…

Menyerah,

Dan berkata “Kau pantas bersama dengan lelaki yang lebih baik dariku”
Aku tersingkir,
Kamu pergi…
Dan kita “mati”

Udara bulan Juli waktu itu bertiup nyeri,
3 tahun terlewati sia-sia
Dan kamu mempersilahkanku pergi begitu saja,

Beberapa musim berlalu, kita bertatapan sebagai seorang teman pada akhirnya
Dan aku cukup senang kau malah menata hidupmu jauh lebih baik dari pada bersamaku dulu, aku bersyukur…

Hari ini, di bulan Juli…
Aku merasakan perasaan itu (lagi)
Bahkan lebih hebat dari apa yang kurasakan denganmu dulu…
Duniaku seketika gelap,

Kau tahu betul kan bagaimana aku menyukainya?
Bahkan kau sempat heran, bagaimana dengan cepat perasaanku berpindah.
Dan kau tahu? Seseorang yang kupikir lebih hebat darimu itu juga menyerah dengan alasan yang sama denganmu.
Hidup kadang selucu ini…

Semoga dia juga sama denganmu yang hidupnya baik-baik saja, setelah mempersilahkanku pergi juga.

Salamku untuk pacar barumu (kelak),
Doakan aku segera beranjak ya…



Tidak ada komentar: