Kamis, 16 April 2015
Kamis, 05 Maret 2015
Jumat, 23 Januari 2015
Tuhan... apakah aku menyebut nama orang yang salah?
Tuhan... Apakah aku menyebut nama orang yang salah?
Dalam setiap lima waktu,
usai dzikir tengadahkan tangan penuh pengharapan, maupun kala isak tangisku membuncah?
Apakah aku keliru?
Ataukah aku terlalu pengecut tak bisa menerima kekalahan?
Tak juga kutemukan jawaban, karena barangkali yang kubutuh hanya mengikhlaskan.
Ketika rencanaku tak berjalan sesuai apa yang Kau inginkan.
Jakarta, 28 Oktober 2014
Selasa, 13 Januari 2015
Pada perjamuan patah hati ketika dia lelap bergumul dengan kegelisahan
Barangkali seperti daun-daun berguguran yang saling merelakan
Luka ini hanya sedang bermetamorfosa, sayang...
Karena kelak akan kita rengkuh bahagia dengan tenang
Dengan sebenar-benarnya hadiah dari Tuhan....
Minggu, 28 Desember 2014
Kepadamu, Lelaki Dalam Jarak 689 km Dari Jangkauan Saya :
Aku suka berbicara denganmu, bukan karena suaramu merdu, tapi karena ada ceria yang kau bingkiskan dari partikel magnetik lewat suara dalam telepon selulerku.
Aku suka mengobrol lama dalam ruang chat, sampai salah satu dari kita ketiduran.
Aku suka cemburumu yang kekanak-kanakan, ketika ada lelaki lain menghubungiku,
Aku suka sikapmu, yang super cerewet gara-gara aku lupa meletakkan dimana obatku.
Aku suka, suka sekali.
Teruntuk kamu, Terbaik yang tidak pernah aku miliki.