Jarak terjauh dari kita bukan ketika kamu jauh dari
pandangan, tapi kamu yang
berada disini denganku, namun hanya dia yang kamu bicarakan.
Saingan terbesarku adalah "masa lalu" kamu, kamu tahu?
Bahkan sekuat apapun aku berteriak , kau selalu menyelipkan "dia" di antara "kita".
Saingan terbesarku adalah "masa lalu" kamu, kamu tahu?
Bahkan sekuat apapun aku berteriak , kau selalu menyelipkan "dia" di antara "kita".
Disana... Aku
masih bisa membaca, ada serat cinta di setiap kata yang kau ucapkan ketika semua ucapanmu yang pada akhirnya hanya bermuara
pada kenangan.
Pada semua kejadian kemarin yang kau jalani bukan denganku,
tapi dengannya, yang pernah singgah lama dan menempati posisi teratas di hatimu.
Bagaimana kamu bisa berjalan lurus ke depan, jika pandanganmu terus menoleh ke belakang?
dan bagaimana kau bisa melihatku, jika binar matamu masih buatnya?
Pada semua kejadian kemarin yang kau jalani bukan denganku,
tapi dengannya, yang pernah singgah lama dan menempati posisi teratas di hatimu.
Bagaimana kamu bisa berjalan lurus ke depan, jika pandanganmu terus menoleh ke belakang?
dan bagaimana kau bisa melihatku, jika binar matamu masih buatnya?
seperti mengejar bayangan yang berlari menjauhiku,
seperti aku kehilanganmu dalam genggamanku......
seperti aku kehilanganmu dalam genggamanku......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar