Rabu, 02 Januari 2013

Ketika ":)" adalah ":("

Berbicara tentang kesedihan, saya pikir setiap orang pernah merasakan perasaan seperti itu,
Hanya saja, mereka mempunyai cara sendiri-sendiri untuk merayakannya,
Ada yang menangis, termenung, atau bisa juga mengurung diri dalam kamar.
Namun ada juga sebagian orang yang menikmati kesedihan itu dengan tersenyum, tertawa, seperti tidak terjadi apa-apa, mungkin sedikit munafik harus berpura-pura bahagia, tapi begitulah, hidup kadang mengajarkan kita “bersandiwara” dengan diri kita sendiri karna tidak semua yang kita rasakan, harus dikatakan pada semua orang...
 Kadang, hanya mereka yang benar-benar pedulilah yang akan bisa membaca keadaanmu, bahkan disaat kamu sedang berkata bahwa kamu baik-baik saja.


“Aku bisa saja tersenyum, bahkan bisa tertawa sekeras-kerasnya,  tapi hatiku bergerak...”

“Karena luka adalah sebuah pembelajaran, aku memahaminya dari dua sudut pandang yang berbeda.”

Tidak ada komentar: