Jumat, 07 Maret 2014

Ketika Aku Bukanlah “Aku”

Lepas dari drama satu babak kemarin, hidupku kembali
berjalan normal. Menjalani hari-hari seperti biasa, dan 
bahkan aku memutuskan mengambil kesibukan yang 
luar biasa, kesibukan yang kubentuk sendiri untuk 
 mengalihkan beberapa hal yang menyedihkan, 
pada skenario kehidupan.
Berkaca dari rencana sebelumnya, seharusnya aku tidak 
berada di kota ini lagi, seharusnya pula aku memulai 
hidupku dari nol, menjauhkan diri dari beberapa 
orang yang terlalu sibuk mengurus masalah orang lain 
daripada diri mereka sendiri.

Hidup bersama sedikit orang yang mengenalku lalu larut 
didalamnya, sepertinya lebih menenangkan daripada bersama 
mereka yang (sok) peduli, namun sebenernya menjadikan 
hidup orang lain sebagai konsumsi pribadi.

Hari ini, beberapa hari setelah rencana yang kususun gagal, 
aku (masih) menenggelamkan diri pada perayaan sepi, 
tentu rasanya akan berbeda jika seseorang bersedia 
meluangkan waktu untuk sekedar menatap mataku 
dan mendengarkan, lalu berkata, “kau akan bisa melewati semua”.
Ah sudahlah, sepertinya keinginan itu terlalu berlebihan…

Hari ini, semangatku kalah dengan energi negatifku rupanya.
Aku memang bangun, bergerak dan, menjalani planing B 
dari kegagalan kemarin, tapi baru memulai saja, rasanya 
aku lelah, lelah karna membayangkan esok harus berlari, 
lelah karna tidak yakin bisa
melompat lebih tinggi.
Lelah karena aku tidak sekuat itu menjaga diri untuk tidak 
mengeluh disini,
Lelah ketika aku merasa, aku bukanlah aku…

Kamis, 16 Januari 2014

Selasa, 31 Desember 2013

Teruntukmu 2013...

Kepada 2013 yang akan lewat;
Terima kasih, sudah menghadirkan hari-hari yang menakjubkan,
Terima kasih sudah memberiku pelajaran dengan hari-hari
penuh kegelisahan,
Terima kasih untuk resolusi-resolusi yang gagal aku wujudkan,
Terima kasih...
Dengan begitu aku memahami, tak semua hal bisa kita dapati.
Terima kasih Tuhan,
karena semangatku masih berpijar ketika menulis ini,
Dan menyadari bahwa, masih ada harapanku besok untuk
mewujudkan mimpi (kembali).

Sabtu, 07 Desember 2013

"Jika suatu hari Tuhan memilihkan yang terbaik bagimu dan itu bukan aku, kuharap aku bisa tersenyum lebih baik, untuk mendoakan dan menyambut kebahagiaanmu..."

Kamis, 05 Desember 2013

Diantara Jarak, Sepi, dan Kamu

Kepada jarak, aku berterima kasih
Sudah menemaniku sehari-hari
Bahkan ketika aku sulit menjadi diri sendiri.

Kepada sendiri aku berhutang budi,
Karenamu aku bisa bersahabat dengan sepi
Dan menyadari hidup tak selalu happy

Teruntuk kamu yang membuatku mengenal jarak dan sepi,
Terima kasih sudah membuatku berada di antaranya,
Dan membuatku memahami,
Tak semua hal berjalan dengan baik-baik saja.